Meski ada banyak kelebihan dari jendela dengan bahan aluminium, tentu material ini tak sepenuhnya sempurna Sahabat
Ada beberapa kekurangan yang harus dipertimbangkan dan diperhatikan dengan cermat selama proses pemasangannya.
Terutama, karena jendela ini bisa mengakibatkan kebocoran jika kamu tak teliti memasangnya.
1. Variasi Bentuk yang Terbatas
Secara visual, aluminium memang tidak memiliki banyak variasi.
Desain dan tampilannya tidak seperti kayu yang bisa dibuat dengan motif pola tertentu.
Sehingga jendela berbahan aluminium cenderung membosankan.
Bentuknya sudah merupakan standar pabrik dengan konsep minimalis dan Eropa klasik.
Pemasangan jendela ini hanya bisa dilakukan dengan menggunakan sistem fischer.
Teknik ini mengandalkan kekuatan sekrup fischer yang dibor dan ditanam menembus sisi jendela dan tembok.
Sekrup ini yang harus dipasang presisi dan diplester rapi, baru kemudian bekasnya akan ditutup lagi dengan semen.
Meski terlihat mudah dan aman, jika tekanan fischer terlalu kuat maka ada kemungkinan tembok rusak dari dalam.
3. Ukuran Jendela Aluminium Harus Akurat
Ukuran jendela dan lubang di tembok haruslah akurat.
Pada jendela kayu, umumnya jika ukuran sedikit lebih kecil maka tak akan ada masalah.
Namun lain halnya untuk jendela aluminium, jika ukuran tidak sesuai akan ada lubang di antara jendela dan dinding.
Sehingga menimbulkan kebocoran pada jendela rumahmu.
***
Semoga informasinya bermanfaat
Sumber:99.com







