Kusen merupakan bingkai atau rangka yang berfungsi untuk penempatan kaca atau pintu. Saat ini penggunaan kusen alumunium sebagai salah satu material pembangunan rumah semakin populer karena kelebihannya di bandingkan kayu. Hal itu didukung dengan banyaknya distributor dan produsen kusen alumunium, sehingga masyarakat lebih mudah untuk mendapatkan bahan tersebut. Sedangkan, kusen kayu semakin hari harganya semakin mahal. Namun bukan berarti membuat kusen kayu ditinggalkan oleh masyarakat, hanya saja kayu digunakan atau diminati oleh kalangan tertentu saja.
Pengalihan penggunaan kusen alumunium dari pada kayu juga di sebabkan banyaknya masyarakat yang peduli dan sadar dengan isu pemanasan global. Beberapa tahun sebelumnya, penggunaan kusen berbahan alumunium identik dengan perkantoran dan pertokoan. Namun dengan kemajuan jaman, saat ini tidak sedikit masyarakat yang beralih menggunakan kusen alumunium sebagai salah satu material rumah mereka.
Walaupun begitu masih ada yang masih ragu untuk menggunakan kusen berbahan alumunium tersebut. Apakah Anda juga termasuk orang yang sudah tertarik untuk menggunakan kusen tersebut, tetapi masih ragu untuk menggunakannya?. Berikut ini informasi kelebihan dan kekurangan kusen alumunium sebagai referensi Anda sebelum memutuskan menggunakan kusen berbahan alumunium.
Alumunium mempunyai 2 sistem finishing yaitu anodized dan powder coating. Saat ini, banyak bangunan yang lebih sering menggunakan kusen alumunium dengan finishing powder coating karena dapat menghasilkan hasil yang lebih sempurna dan warnanya lebih rata. Kusen alumunium tersedia berbagai macam ukuran yaitu 3” dan 4”. Sedangkan tebal dari kusen itu sendiri mulai dari 0.9 mm sampai 1.15 mm. Penggunaan kusen berbahan alumunium ini di aplikasikan mulai dari jendela kaca, curtain wall, pintu kaca, kanopi kaca, skylight kaca dan sebagainya.
kekurangan kusen alumunium
Tak di pungkiri kusen alumunium memiliki banyak kekurangan-kekurangan. Berikut ini beberapa poin kekurangan kusen alumunium.
Kekurangan Kusen Alumunium
- Variasi bentuk sangat terbatas
- Pemasangan menggunakan System Fischer yang mengandalkan kekuatan sekrup Fisher yang dibor dan ditanam pada openingan jendela maupun pintu yang sudah di plester dan diaci.
- Cara pemasangan kusen hanya mengandalkan sekrup yang dipasang melekat pada dinding. sehingga pemasangan harus benar-benar presisi
- Disarankan untuk tidak menggunakan kusen aluminium yang terlalu tipis dan bermutu rendah.
- Sambungan antara siku atau kaca dapat menyebabkan air hujan masuk. Salah satu solusinya antara openingan dengan kusen diberi sealant yang netral (tidak asam atau basa). Sealant ini berbeda dengan sealant karet pada kaca. Sealant karet berfungsi untuk menahan muai kembang susut pada kaca agar tidak pecah.
- Tidak semua desain atau konsep rumah cocok dengan kusen aluminium
- Kadangkala saat pemasangan kusen menyebabkan sudutan pada openingan menjadi rusak.
- Fabrikasi kusen jendela maupun pintu harus benar-benar disesuaikan dengan ukuran
Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan kusen aluminium di atas yang merupakan bahan pertimbangan buat anda jika akan menggunakan kusen aluminium. Pada dasarnya kusen aluminium dapat digunakan untuk konsep-konsep bangunan bertemakan mewah dan modern.
Seiring perkembangan teknologi informasi yang meningkat sangat pesat pada saat ini, maka kami mencoba membantu anda memberikan informasi, jenis, model dan katalog produk kusen aluminium melalui website ini untuk anda jadikan referensi untuk memilih kusen yang tepat bagi anda. Untuk itu jika anda tertarik dengan produk-produk yang kami tawarkan pada website ini, silahkan menghubungi kami di alamat yang tertera di halaman “Hubungi Kami”.








