Perawatan Kusen Aluminium Agar Tetap Awet dan Tampak Baru
Kusen aluminium semakin banyak digunakan pada rumah modern karena tampilannya yang minimalis, kuat, dan tahan terhadap berbagai kondisi cuaca. Selain itu, material aluminium juga dikenal lebih tahan lama dibandingkan kusen kayu karena tidak mudah lapuk, tidak dimakan rayap, serta tidak mudah berubah bentuk. Namun, agar kusen aluminium tetap terlihat bersih, awet, dan tampak seperti baru, perawatan yang tepat tetap diperlukan.
Meskipun perawatannya relatif mudah, kebiasaan merawat kusen aluminium secara rutin dapat memperpanjang usia pakainya sekaligus menjaga tampilan rumah tetap rapi dan elegan. Berikut adalah beberapa cara merawat kusen aluminium agar tetap awet dan terlihat seperti baru.
1. Membersihkan Debu Secara Rutin
Debu merupakan salah satu penyebab kusen aluminium terlihat kusam. Jika dibiarkan menumpuk terlalu lama, debu dan kotoran dapat menempel pada permukaan kusen dan membuat tampilannya kurang menarik.
Untuk menjaga kebersihannya, bersihkan kusen aluminium secara rutin menggunakan kain lembut atau lap microfiber. Anda juga bisa menggunakan kemoceng untuk menjangkau bagian-bagian yang sulit dijangkau, seperti sudut kusen atau bagian atas jendela.
Membersihkan debu secara rutin tidak hanya menjaga penampilan kusen, tetapi juga mencegah kotoran menumpuk yang bisa mengganggu fungsi jendela atau pintu.
2. Gunakan Air Sabun untuk Membersihkan Noda
Jika terdapat noda yang menempel pada kusen aluminium, Anda bisa membersihkannya menggunakan campuran air hangat dan sabun cair ringan. Celupkan kain lembut ke dalam larutan tersebut, kemudian lap perlahan pada bagian yang kotor.
Hindari menggunakan bahan pembersih yang terlalu keras atau mengandung bahan kimia abrasif karena dapat merusak lapisan finishing aluminium. Setelah dibersihkan, lap kembali dengan kain kering agar tidak meninggalkan bekas air.
3. Hindari Menggunakan Bahan Kasar
Salah satu kesalahan yang sering dilakukan saat membersihkan kusen aluminium adalah menggunakan sikat kasar atau spons yang terlalu keras. Bahan kasar dapat menggores permukaan aluminium dan merusak lapisan pelindungnya.
Gunakan selalu kain yang lembut agar permukaan kusen tetap halus dan tidak mengalami goresan. Jika terdapat noda yang cukup membandel, cukup gosok secara perlahan tanpa tekanan berlebihan.
4. Periksa Rel dan Engsel Secara Berkala
Jika kusen aluminium digunakan pada pintu atau jendela geser, bagian rel dan engsel perlu diperhatikan secara khusus. Debu dan kotoran yang menumpuk pada rel dapat menghambat pergerakan pintu atau jendela.
Bersihkan rel secara berkala menggunakan kuas kecil atau vacuum cleaner untuk mengangkat debu yang menumpuk. Setelah itu, Anda juga dapat menambahkan sedikit pelumas pada engsel atau rel agar pergerakan pintu dan jendela tetap lancar.

5. Hindari Benturan Keras
Meskipun aluminium cukup kuat, benturan keras tetap dapat menyebabkan penyok atau kerusakan pada kusen. Oleh karena itu, hindari menutup pintu atau jendela dengan terlalu keras.
Jika terdapat aktivitas renovasi di sekitar kusen, pastikan bagian tersebut terlindungi agar tidak terkena benturan alat atau material bangunan.
6. Segera Bersihkan Air Hujan atau Kotoran
Air hujan yang bercampur dengan debu atau polusi terkadang dapat meninggalkan noda pada permukaan kusen aluminium. Jika dibiarkan terlalu lama, noda tersebut dapat membuat kusen terlihat kusam.
Sebaiknya segera lap bagian kusen yang terkena air hujan atau kotoran agar tidak meninggalkan bekas. Hal ini terutama penting pada kusen yang berada di bagian luar rumah.
7. Gunakan Cairan Pembersih Khusus Aluminium
Jika ingin menjaga tampilan kusen aluminium tetap mengkilap, Anda juga dapat menggunakan cairan pembersih khusus aluminium yang banyak tersedia di pasaran. Produk ini biasanya dirancang untuk membersihkan sekaligus melindungi permukaan aluminium dari kotoran dan oksidasi ringan.







